• Home
  • FrankBlog
  • FrankNews
  • Music Projects
    • Musik Franki
    • Science In Music
    • FNF
    • Raksasa
      • Raksasa Channel
    • The Time Travellers
  • FranKKomiK
    • BonBinBen
      • BonBinBen 2008
      • BonBinBen 2010
    • KomikNAIF
    • Setan Jalanan
      • Trailer Setan Jalanan
      • Original Sound Track Setan Jalanan – Raksasa
    • Geng Bedug
  • Drawings
    • INKTOBER 2014
    • INKTOBER 2017
    • Doodles
  • Galeri Franki
  • Video
  • FK.com
  • Twitter
  • Soundcloud
  • Instagram

musik

FRANKI INDRASMORO RILIS “VICTORY SONG” — SEBUAH SERUAN KEMENANGAN DIRI

November 10, 2025 by adin
FrankNews
franki indrasmoro, franknews, musik, naif, naifband, victory song

SIARAN PERS

FRANKI INDRASMORO RILIS “VICTORY SONG” — SEBUAH SERUAN KEMENANGAN DIRI

Jakarta, November 2025 — Menyambut usia ke-50 pada Januari mendatang, musisi sekaligus mantan drummer NAIF, Franki Indrasmoro, mempersembahkan karya terbarunya berjudul “Victory Song.”
Lagu instrumental bergaya Indorock ini menjadi simbol dari semangat, perjalanan panjang, dan kemenangan pribadi seorang seniman yang terus tumbuh tanpa kehilangan jati dirinya.

Ditulis pertama kali pada tahun 2008 di masa keemasan NAIF, Victory Song kini dirilis kembali dalam versi remastered sebagai bagian dari album solo Franki yang akan datang, bertajuk Revisi Diri.
Tanpa lirik, lagu ini berbicara lewat irama — memadukan nuansa rock klasik, sentuhan film-film Western klasik, dan groove optimistik yang khas Franki.

“Buat aku, Victory Song adalah cara merayakan kemenangan atas diri sendiri. Bukan soal mengalahkan orang lain, tapi tentang berdamai dengan perjalanan hidup,” ujar Franki.

Dengan aransemen yang mengalir penuh energi dan karakter suara drum yang kuat, Victory Song menjadi pengingat bahwa kemenangan sejati datang dari keberanian untuk terus melangkah, meski jalan yang ditempuh penuh jatuh bangun.
Visual cover-nya yang minimalis — huruf “V” hitam-putih bergaya goresan tinta — melambangkan kesederhanaan namun penuh makna: simbol perjuangan yang lahir dari coretan kehidupan.

Rilisan ini menandai babak awal dari rangkaian karya dalam album Revisi Diri, yang akan menampilkan 12 lagu hasil perjalanan musikal Franki selama hampir tiga dekade.

“Setiap lagu di album ini adalah potongan hidupku. Victory Song kubuka sebagai pengingat: aku masih di sini, dan aku masih punya banyak cerita,” tambahnya.

Tentang Franki Indrasmoro

Dikenal sebagai drummer dan salah satu pendiri band legendaris NAIF, Franki Indrasmoro telah menorehkan karya dan warna tersendiri di dunia musik Indonesia sejak 1995. Setelah perjalanan panjang bersama NAIF, Franki kini berfokus pada proyek-proyek solo yang ke depannya akan meliputi musik, film, dan komik — menjembatani seni lintas medium dengan gaya khasnya yang kalem namun reflektif.

How You Doin’?

February 8, 2025 by adin
FrankBlog
candu duniawi, ceriakan dunia, diary franki, frankblog, musik, rock afterwork

How you doin’, Guys?

Gue harap kalian sehat selalu.

Well, seperti halnya kebanyakan kita, gue pun pada akhirnya sibuk dengan pekerjaan kantor. Sejak tahun 2023 lalu bekerja di Massive Music Entertainment, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang music publishing, gue perluas lagi jangkauan wawasan gue tentang industri music, khususnya di negara kita.

Alhamdulillah, gue semakin banyak belajar, baik dari senior gue, mereka yang seangkatan sama gue, juga (terlebih) yang muda-muda.

Yang gue syukuri lagi, walau waktu gue banyak diisi dengan pekerjaan-pekerjaan kantor, tapi gue punya jam kantor yang cukup fleksibel, dan (yang terpenting) weekend gue nggak terpakai untuk kerja. Kalaupun gue pakai weekend gue untuk nyicil kerjaan, itu atas kemauan gue sendiri.

Tahun 2024 kemarin, alhamdulillah, gue sudah melepas 2 rilisan lagu projek solo gue: Ceriakan Dunia, dan Candu Duniawi (bersama The Fly).

Gue pun sejak akhir tahun 2024 sampai Januari 2025 lalu bersama beberapa teman di kantor Massive Music seperti Tony Merle & Libby (dari band Asian Express), Wahyu Acum (dari band Bangkutaman) dan Pandu (dari band Saint Dismas) berhasil menggelar sebuah IP acara musik yang kami sebut dengan Rock AfterWork – bekerjasama dengan SRM (Senang Rasanya Membantu, by Satria Ramadhan).

Hal seru yang mungkin baru dikasih ke gue untuk bisa melakukan ini semua saat sekarang ini.

Di kesempatan ini gue mau sharing aja ke kalian, bahwa semakin ke sini semakin gue sadari bahwa memang luar biasa Kekuatan Di Luar Sana yang mengatur Semesta ini. Bagaimana pada akhirnya kita mencapai posisi kita sekarang – padahal siapa tau di masa lalu saat kita merasa berada di posisi terendah, kita cenderung merasa orang yang paling menderita.

Nggak ada yang kebetulan, dan nggak ada yang sia-sia. Asal kita Ikhlas menerima kenyataan dan menjalankan segala peluang yang ada di depan kita.

Sehat selalu, Guys.

 

Jakarta, Sabtu, 8 Februari 2025

 

* Rock Afterwork: https://www.instagram.com/reel/DDouBhIS36E

VIDEO KLIP CERIAKAN DUNIA MENANGKAP POTRET KECERIAAN DI ANTARA GELIAT-GELISAH WARGA JAKARTA

May 22, 2024 by adin
FrankNews
ceriakan dunia, fnf, franki indrasmoro, franknews, music video, musik, video klip

Sebuah Siaran Pers dan Undangan Resmi

Setelah tanggal 23 Februari 2024 lagu milik Franki Indrasmoro yang berjudul Ceriakan Dunia dirilis kemudian disusul perilisan video liriknya tanggal 12 Mei lalu, kini saatnya lelaki yang kerap disapa Pepeng ini memproduksi video klip dari debut karya solonya ini.

Produksi video klip ini dilakukan 2 hari, yaitu tepatnya di tanggal 22 dan 23 Mei 2024.
Greg Soegono selaku sutradara video klip Ceriakan Dunia mengutarakan bahwa konsep dari music video ini adalah menangkap secercah keceriaan di antara kegelisahan dan kepenatan hidup di Jakarta.

“Hari pertama syuting hanya adegan Mas Pepeng saja, main drum dalam keramaian pejalan kaki dan kendaraan,” ujar Greg menjelaskan.
“Kemudian hari kedua syuting dilakukan di beberapa kawasan di Jakarta Selatan, tepatnya di taman, gang sempit, di dalam angkot, dan kafe. Di semua area itu nanti Mas Pepeng dan para personil band pengiringnya akan muncul.
Pemunculan mereka (ceritanya) di awal akan mengganggu ketenangan orang-orang yang sibuk berangkat kerja dan berkegiatan. Tapi ujung-ujungnya semua akan menikmati kehadiran Mas Pepeng & Band,” lanjutnya.

Greg Soegono adalah juga sutradara dan editor video lirik Ceriakan Dunia yang berhasil menjahit potongan-potongan dokumen pribadi Pepeng dan keluarganya menjadi sebuah tontonan memikat.
Video lirik Ceriakan Dunia tercatat berhasil mencapai 2.000 views dalam waktu 6 hari sejak perilisannya.

Video klip Ceriakan Dunia diproduksi oleh Sunyata Studio bersama FNF Project. Rencananya akan tayang di kanal YouTube Franki Indrasmoro pada akhir Juni 2024.

Dengan ini Franki Indrasmoro mengundang Rekan-rekan Media untuk hadir ke lokasi syuting apabila tertarik dan berkenan.
Silakan hubungi Arlingga Putra (+62 818-981-187) untuk konfirmasi kehadiran.

Ceriakan Dunia bisa dinikmati di semua toko audio digital dan YouTube.

Franki “Pepeng” Indrasmoro di hari pertama syuting video klip Ceriakan Dunia.

Franki “Pepeng” Indrasmoro di hari pertama syuting video klip Ceriakan Dunia.

 

Franki Indrasmoro’s Social Media

Instagram: @franki.indrasmoro
TwiYer: @i_frank
Facebook: Franki Indrasmoro
YouTube: Franki Indrasmoro
TikTok: @frankiindrasmoro
Whatsapp Channel: FRANKI INDRASMORO MUSIC

Franki Indrasmoro Rilis Debut Single Solo Ceriakan Dunia

February 28, 2024 by adin
FrankNews
ceriakan dunia, franki, franki indrasmoro, franknews, musik, single

Franki Indrasmoro (atau lebih dikenal sebagai Pepeng eks drummer NAIF), resmi melepas single berjudul Ceriakan Dunia pada 23 Februari 2024. Sebagai debut perkenalan, nomor berdurasi nyaris  5 menit ini menandai babak baru karir bermusik Franki lewat projek solo pasca bubarnya NAIF di Mei 2021 setelah 24 tahun berkarya.

Digarap dalam nuansa retro pop khas karya-karya Franki yang cukup dominan di album-album NAIF, Ceriakan Dunia sejatinya mengungkapkan tentang perasaan berbunga-bunga yang kita rasakan ketika jatuh cinta.

“⁠Lagu ini gue tulis tahun 2005, dimaksudkan untuk sebuah projek iklan pasta gigi yang mana NAIF saat itu terlibat di dalamnya sebagai pembuat jingle iklan dan performer-nya,” kenang Franki mengingat proses penciptaan lagu di kala itu. Nomor ini kemudian sempat direkam full song-nya oleh NAIF di tahun 2006, dan menjadi bagian album kompilasi Kampus 24 Jam Hits vol.2 yang dirilis terbatas di lingkungan Institut Kesenian Jakarta pada 2007.

Franki ingin mengarsipkan Ceriakan Dunia secara digital, walaupun di hari ini nomor tersebut direkam lagi dan mengalami proses aransemen ulang.

“Since NAIF sudah bubar dan nggak lagi bisa melakukannya – setidaknya dalam waktu dekat ini – sekaligus juga meremajakan karya lagu gue ini,” ungkapnya singkat.

Yang menarik, lagu ini juga melibatkan musisi lain sebagai musik produser dalam proses rekamannya.

“Agar lagu Ceriakan Dunia tetap bisa diterima generasi masa kini. Dan pilihan gue jatuh pada duo SCALLER, Reney Karamoy dan Stella Gareth. Mengapa mereka? Sederhana jawabannya: karena gue penggemar mereka,” tandas Franki.

Diakuinya juga bahwa pemilihan musisi kolaborator ini berangkat dari kekaguman Franki atas produksi musik Reney dan Stella di tiga album SCALLER terdahulu sampai didapuk penghargaan Indonesian Breakthrough Artist versi NET TV dan Rookie Of The Year versi Rolling Stone Indonesia.  

Mulai 23 Februari 2024, single perdana milik Franki Indrasmoro, Ceriakan Dunia, bisa disimak di semua digital streaming platforms seperti Spotify, Apple Music, dan lain-lain.

Contact Person
Franki (+62 813 89230777)

Email
frank.indrasmoro@gmail.com

Spotify Artist Page
https://spotify.com

Youtube Music Page
https://music.youtube.com/channel/xxx

TikTok
https://www.tiktok.com/@frankiindrasmoro

Instagram
https://www.instagram.com/franki.indrasmoro/

Facebook Page
https://www.facebook.com/frankindrasmoro

Youtube Channel
https://www.youtube.com/fantasticnose

FAKTA TENTANG POSESIF (ATAU POSESSIF?)

May 7, 2023 by adin
FrankBlog
diary franki, frankblog, musik

Udah dengar lagu Posessif milik NAIF versi remake? Ada di semua platform digital. Yang meremake, namanya OKAAY. Sebuah duo grup kekinian yang jadwal manggungnya super-padat. Adalah Okin dan Nicky Kaay, personilnya.

Jadi ceritanya suatu hari Aldri (bassist Samsons yang bekerja di perusahaan publisher musik bernama Massive Music, tempat gue daftarkan diri sebagai partner mereka untuk percayakan lagu-lagu yang gue tulis untuk mereka kelola) menghubungi gue, melaporkan kalau ada sebuah grup musik bernama OKAAY yang tertarik untuk meng-cover lagu dari artis senior yang populer. Lalu Aldri menawarkan lagu Posessif ke mereka, dan mereka sangat excited.

Gue pun begitu tau tentang kabar tersebut juga menyambut baik proposal dari OKAAY itu. Kebetulan gue sebelumnya suka dan sering dengar salah satu lagu mereka, Peneman Rasa Sepi, juga ingat banget sama single mereka yang Lupa Nama Ingat Rasa – judul yang mengambil frase populer dalam pergaulan, hehe.

Sementara itu OKAAY pun sebetulnya masuk dalam radar gue untuk gue ajak kerjasama dengan Sony Music. Tapi waktu itu gue dan tim A&R berpikir, sepertinya mereka akan lebih cocok memakai jalur independen. Singkat cerita, ternyata akhirnya kerjasama gue dengan OKAAY malah lebih mengarah ke sesuatu yang sifatnya lebih personal di gue.

Seperti mungkin beberapa dari kalian sudah tau bahwa lagu Posessif yang dipopulerkan NAIF dahulu kala itu, kebetulan gue yang tulis lirik dan musiknya. Dulu gue tulis lagu itu saat nginep di rumah Chandra (eks kibordis NAIF) sekitar tahun 1995. Bahkan jauh sebelum NAIF mendapat kesempatan emas masuk ke studio rekaman. Terinspirasi dari satu kord bernada unik (alias aneh, hehe) yang muncul dari genjrengan Chandra.

Trus gue tanya, “Eh, nada apaan tuh?”

“Gak tau,” jawab Chandra disusul cengirannya.

Kemudian nggak pake lama, gue langsung samber gitarnya dan gue lanjutin,… dan jadilah sebuah lagu utuh yang kemudian gue kasih judul Posesif.

Yes, awalnya gue tulis Posesif dengan satu huruf S. Kemudian entah kenapa di kaset dan CD album tertulisnya jadi Possesif. Dan ketika platform digital musik beredar, tertulisnya berubah lagi menjadi Posessif. Hahaha!

Kayaknya gue harus tentukan penulisan yang benar dari judul lagu ini, nih.

Kembali ke OKAAY.

Suatu hari sebelum lagunya dirilis, Okin pernah hubungi gue, mau kasih dengar lagunya. Tapi gue bilang, nggak usah. Gue mau dengar langsung aja pas udah rilis… biar jadi surprise.

Dan setelah dengar,… Maaan, this is cool!

Gue sama sekali nggak nyangka OKAAY akan “menyulap” aransemen lagunya bisa cocok untuk generasi sekarang. Two thumbs up!

Dulu aja pas pertama kali gue presentasikan lagu Posessif ke personil NAIF lainnya, pada bingung semua, musiknya mau digimanain! Hahaha! Bahkan sampai akhirnya harus diundur perilisannya, jadi masuk ke album dua (Jangan Terlalu NAIF, 2000) – padahal tadinya mau dimasukin ke album pertama (NAIF, 1998).

Kudos to Rayendra Sunito (Producer, Arranger & Drummer), Rahmat Purwanto (Piano & Synth), Devinza Kandranata (Guitars), Bowo Soulmate (Vocal Director), Dimas Pradipta (Master Operator), dan – tentunya juga  – duo kesayangan kita, Okin dan Kay.

Posessif versi OKAAY resmi dirilis tanggal 14 April 2023, dan musik videonya sudah ada di YouTube sejak 5 Mei lalu.

Sikkaat, guys!

OKAAY’s Posessif Artwork by Aries Cabe

OKAAY’s Posessif Artwork by Aries Cabe

Franki & Okin, 19 April 2023

Franki & Okin, 19 April 2023

A&R LYFE

May 23, 2022 by adin
FrankBlog
artist, artist & repertoire, diary franki, frankblog, musik, musisi, repertoire

Let me tell you about the A&R thing, guys.

Bertahun-tahun pengalaman sebagai musisi dan produser musik belum tentu membuat elo ahli sebagai A&R.

A&R kependekan dari Artist & Repertoire. Jenis pekerjaan ini umumnya ada di perusahaan rekaman. Biasanya orang yang berprofesi sebagai A&R ini sering kamu temukan di acara-acara musik, klub malam, atau kafe, dalam rangka mencari bakat-bakat baru yang bisa dikontrak dengan label rekaman tempat ia bekerja.
Pernah nonton film Begin Again? Di situ Mark Ruffalo ceritanya adalah seorang A&R di kantornya. Atau di film Bohemian Rhapsody kamu ‘ngeh sama Mike Myers, di situ dia berperan sebagai A&R juga – yang menolak album Bohemian Rhapsody-nya Queen.

Apakah jobdesc seorang A&R hanya untuk mencari bakat baru saja?
Nah, ini pertanyaan penting untuk kamu anak muda yang tertarik dengan industri rekaman.

Gue ulangi: apakah jobdesc seorang A&R hanya untuk mencari bakat baru saja? Tidak – sayangnya.
Seorang A&R harus juga memastikan kontrak dengan artis barunya itu aman. Sementara itu ia juga harus memastikan produksi rekaman artis-artis lainnya yang telah dikontrak label berjalan sesuai rencana (yang ia susun), sekaligus juga memberi rasa nyaman bagi semua artisnya agar suasana kerja kondusif; SEKALIGUS memilihkan penulis lagu atau lagu, dan produser yang tepat bagi rilisan si artis; dan SEKALIGUS juga mensupervisi produksi semua asset audio dan visual agar terpublikasi sesuai konsep (yang ia turut konsepkan).
Most of all, misi terbesar A&R adalah menghasilkan (so called) Killer Track, alias Lagu Hits.

Banyak, ya? Iya, banyak.
Hehehe.

Gue pun baru tau betapa menantangnya tugas yang diemban A&R ini dalam sebuah label rekaman setelah gue bergabung di Sony Music tahun lalu.

Pada saat sebelum masuk Sony, gue yakin betul kalo bisa melakukan pekerjaan A&R. Pengalaman puluhan tahun bermusik itulah pastinya yang bikin gue pede. Tapi begitu Day-One di tempat kerja, barulah gue sadar betapa tidak sesederhana itu pekerjaan baru gue.
Tapi tenang, setidaknya dalam perusahaan rekaman pasti memiliki beberapa orang A&R yang tergabung dalam satu tim. Dan masih ada tim lain yang mendukung produk rekaman yang dihasilkan.

Ya, pada akhirnya ini adalah sebuah teamwork. Dan gue personally sangat bersyukur memiliki tim yang solid dalam Sony Music Entertainment Indonesia ini.

Haykaal, Musisi Cilik Pendatang Baru

April 3, 2022 by franki
FrankBlog
diary franki, frankblog, musik

Dari beberapa nama artis penyanyi Sony Music Entertainment Indonesia (SMEI) yang gue bantu proses produksi audio dan visualnya selama beberapa waktu belakangan, projek lagu anak inilah yang saat ini gue jadikan kebanggan gue.

Haykaal, nama artis penyanyinya. Seorang musisi cilik yang berbakat.
Dikontrak menjadi artis SMEI sejak tahun 2020 dan ditargetkan untuk menjadi debut artisnya sub-label khusus lagu dan hiburan anak yang bernama LULULALA. Sejak gue bergabung di SMEI tahun lalu, projek Haykaal — atas nama hal teknis — selalu mengalami pemunduran jadwal. Sedangkan secara fisik, Haykaal yang kini telah menginjak usia 13 tahun bisa dibilang sudah nggak lagi anak-anak. Ia sudah memasuki fase pra-remaja. Hal inilah yang membuat gue “paksakan” Haykaal untuk segera realisasikan debutnya.

Sekaligus juga sebagai tanda atas lahirnya LULULALA, debut single Haykaal yang berjudul #HatiGembira (cipt. A.T. Mahmud) telah dirilis tanggal 25 Maret lalu. Silakan nikmati di semua platform digital kesayangan, dan perdengarkan lagunya ke anak-anak kalian, adik-adik, atau keponakan. 🙂

https://haykaal.lnk.to/HatiGembira

Haykaal juga seorang multi-instrumentalist. Selain menyanyi, dalam lagu ini Haykaal juga yang mengisi drum, piano, gitar, harmonika dan pianika. Terlihat melalui video ini saat proses rekamannya.

Sesuai visi dan misi LULULALA, Haykaal dalam lagu ini gue konsepkan sebagai seorang kakak yang mengajak adik-adiknya untuk bernyanyi dan menari dengan hati yang gembira.
Video musik Haykaal – Hati Gembira akan segera tayang di YouTube.

https://www.frankiindrasmoro.com/wp-content/uploads/2022/04/haykaal-video.mov

Pepeng: “Sony Music Akan Luncurkan Sub Label Lagu Anak”

February 27, 2022 by adin
FrankNews
franknews, lagu anak, musik

Pepeng Hadir Di Kepo Komik Madeti (Part 2)

August 29, 2021 by adin
FrankNews
frank n' friends, franknews, komik, musik, setan jalanan

KETIKA SEMUA MASIH HARUS PENUH KEWASPADAAN

June 24, 2021 by adin
FrankBlog
covid-19, diary franki, fnf, frank n' friends, frankblog, musik, pandemi, promo

Situasi sedang nggak aman lagi. Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia – dan Jakarta khususnya – tinggi lagi. Untungnya semua kegiatan promo Frank N’ Friends (FNF) udah selesai, tinggal nunggu tayang aja.

Sejak perilisan single Jangan Ganggu tanggal 2 Juni lalu, gue dan Taufiq (manajer FNF) udah atur jadwal-jadwal promo FNF yang cukup ketat. Dimulai dari talkshow di kontennya Jimi X Malau, Ngobryl’s; lalu disusul mampir ke Interlude, podcast milik Ricky Rahim yang tayang di aplikasi NOICE; shooting untuk konten Indomusikgram, interview di podcast-nya Anto Arief bersama AMvibe yang tayang di Spotify, dan terakhir shooting dan interview untuk konten Gen On Track milik Gen FM. Semua dilakukan dalam 2 pekan full. Sekitar sehari setelahnya nongol berita pelonjakan signifikan kasus penularan Covid-19 secara masif di Indonesia yang mengakibatkan diberlakukannya lagi PPKM mikro oleh pemerintah.

Ngobrol di podcast-nya Anto Arief bersama AMvibe, 6 Juni 2021. Bicara banyak soal masa-masa menyenangkan bersama NAIF dan rencana gue di masa depan. Podcast-nya udah bisa didengerin di Spotify, guys.
Ngobrol di podcast-nya Anto Arief bersama AMvibe, 6 Juni 2021. Bicara banyak soal masa-masa menyenangkan bersama NAIF dan rencana gue di masa depan. Podcast-nya udah bisa didengerin di Spotify, guys.
Ngebawain lagu Jangan Ganggu versi akustik di Indomusikgram, tanggal 9 Juni lalu. Tinggal tunggu aja tanggal tayangnya.
Ngebawain lagu Jangan Ganggu versi akustik di Indomusikgram, tanggal 9 Juni lalu. Tinggal tunggu aja tanggal tayangnya.

Di sisi gue sendiri pun, banyak kabar berdatangan, saudara dan teman-teman terinfeksi Covid. Beberapa di antaranya bergejala cukup berat. Bikin gue juga harus tarik rem darurat lagi untuk segala kesibukan di luar rumah.

By the way, Ngobryl’s edisi gue yang ngebahas banyak tentang FNF sudah tayang, guys. Begitu juga program Interlude-nya NOICE dan podcast-nya Anto Arief. Sekarang tinggal nunggu tayangnya Indomusikgram dan Gen On Track.

Senang banget akhirnya bisa bawain lagu Virusku bareng Abdul.
Senang banget akhirnya bisa bawain lagu Virusku bareng Abdul.
Tanggal 2 Juni 2021 bersama Rona dan Vania Aurell, di kafe Tokyo Town, Jakarta, saat perilisan single Jangan Ganggu.
Tanggal 2 Juni 2021 bersama Rona dan Vania Aurell, di kafe Tokyo Town, Jakarta, saat perilisan single Jangan Ganggu.

Satu Hal, bareng Arief Bakrie. Masih perlu penyesuaian banget tampil main gitar.
Satu Hal, bareng Arief Bakrie. Masih perlu penyesuaian banget tampil main gitar.
Latihan perdana FNF, 6 Juni 2021, tanpa Ipang. Ini adalah sesi latihan akustik untuk penampilan FNF di programnya Gen FM yang bernama Gen On Track.
Latihan perdana FNF, 6 Juni 2021, tanpa Ipang. Ini adalah sesi latihan akustik untuk penampilan FNF di programnya Gen FM yang bernama Gen On Track.

Omong-omong soal kegiatan di luar rumah selama pandemi ini, gue secara pribadi tekankan ke Taufiq bahwa gue sangat berusaha menjaga protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Jadi, dalam pemunculan di mana pun pasti gue akan memakai masker. Bahkan sampai pun ada terjadi foto bareng, gue akan tetap masked on. Itu adalah syarat mutlak. Selain karena memang gue sangat concern dengan kasus Covid ini, gue juga pengen ngasih contoh ke teman-teman semua, terutama yang punya konten podcast atau YouTube, bahwa sebetulnya bisa kok kita jalanin konten kita tanpa abai prokes. Masih tetap bisa kelihatan cakep dan keren kok, walau bermasker. Kalau disertai tes swab antigen sebelum ngonten, itu lebih afdol lagi.

Bersama Ricky Rahim, announcer untuk podcast Interlude, dan produser acaranya, Shaviera Amelia, 9 Juni 2021 di kantor NOICE. Udah bisa didengerin juga obrolan seru bareng bang Ricky ini, di aplikasi NOICE.
Bersama Ricky Rahim, announcer untuk podcast Interlude, dan produser acaranya, Shaviera Amelia, 9 Juni 2021 di kantor NOICE. Udah bisa didengerin juga obrolan seru bareng bang Ricky ini, di aplikasi NOICE.
Akhirnya! Tampil bareng mereka! Puas banget bisa bawain 3 single jagoan FNF, Satu Hal, Virusku dan Jangan Ganggu. Walau tampil minimalis demi kepentingan promo, gue jabanin aja. Waktu itu tanggal 18 Juni, di kantor Gen FM.
Akhirnya! Tampil bareng mereka! Puas banget bisa bawain 3 single jagoan FNF, Satu Hal, Virusku dan Jangan Ganggu. Walau tampil minimalis demi kepentingan promo, gue jabanin aja. Waktu itu tanggal 18 Juni, di kantor Gen FM.
Benar-benar butuh penyesuaian, main gitar sambil bernyanyi.
Benar-benar butuh penyesuaian, main gitar sambil bernyanyi.

Sejak awal pandemi, gue perhatikan satu-persatu teman-teman musisi – atau siapapun yang tadinya bergerak di bidang musik – mencari peruntungan di dunia digital dengan membuat konten YouTube atau podcast, dunia yang awalnya mungkin nggak mereka pikirkan sama sekali untuk digeluti. Bahkan kini bisa dibilang mulai merebut ranah pekerjaan content creators aslinya. Gue nggak punya masalah apapun tentang itu. Tapi sayangnya gue perhatikan nggak sedikit di antara mereka yang mengabaikan prokes selama melakukan kegiatan itu. Berkumpul (kadang membentuk kerumunan tanpa jaga jarak), masker nggak dipakai dengan benar – bahkan kadang nggak pakai masker. Sangat rentan penularan virusnya.

Gue suka banget karakter vokalnya Aurell. Dengan dukungan penuh, masa depan karir bermusik Aurell akan cerah. Apalagi ia punya bekal bisa main gitar dan menulis lagu sendiri.
Gue suka banget karakter vokalnya Aurell. Dengan dukungan penuh, masa depan karir bermusik Aurell akan cerah. Apalagi ia punya bekal bisa main gitar dan menulis lagu sendiri.
Satu Hal bukan lagu yang sulit. Sama sekali bukan. Tapi untuk menyanyikannya juga nggak semudah itu.
Satu Hal bukan lagu yang sulit. Sama sekali bukan. Tapi untuk menyanyikannya juga nggak semudah itu.
Rona juga penuh bakat. Suaranya lantang dan cocok untuk menyanyi rock. Hanya perlu lebih tingkatkan pede aja, dan dapatkan lagu yang bagus untuk dia.
Rona juga penuh bakat. Suaranya lantang dan cocok untuk menyanyi rock. Hanya perlu lebih tingkatkan pede aja, dan dapatkan lagu yang bagus untuk dia.

Hal itulah yang bikin gue selama tahun lalu sering menolak ajakan teman-teman untuk hadir mengisi konten mereka sebagai narasumber. Menolak dengan sopan, pastinya. Gue bilang ke mereka, jujur, gue nggak berani. Gue harus jaga keluarga dan orang-orang terdekat dari paparan virus siluman ini. Tapi ketika pandemi ini ternyata dikasih izin Tuhan untuk extra time, seiring dengan bubarnya NAIF yang menghebohkan jagad raya itu dan FNF harus merilis single baru, mau nggak mau gue harus nongol ke permukaan. Gue nggak bisa lagi santai saat merilis single kayak tahun lalu. Gue harus jalankan FNF dengan benar. Harus maintain promonya dengan baik. Harus bangun manajemen khusus. Semua pemikiran itu membuat gue harus mengalah dengan keadaan. Oke, gue harus keluar dari rumah, nih, tapi tentunya harus jaga prokes ketat. Begitu kira-kira kata gue dalam hati.

Gue perhatikan, Rona masih agak malu-malu untuk bicara di depan publik, terutama media. Jadi seringkali apa yang sudah direncanakan di kepala, output-nya nggak sesuai harapan. Hehe.
Gue perhatikan, Rona masih agak malu-malu untuk bicara di depan publik, terutama media. Jadi seringkali apa yang sudah direncanakan di kepala, output-nya nggak sesuai harapan. Hehe.
Aurell jauh lebih outgoing saat bicara di media. Tapi juga seringkali meleset dari konsep. Haha! Wajar, masih muda. Perlu berproses banyak.
Aurell jauh lebih outgoing saat bicara di media. Tapi juga seringkali meleset dari konsep. Haha! Wajar, masih muda. Perlu berproses banyak.

Intinya, guys, gue mau ajak kalian untuk sama-sama kita jaga diri dan orang lain. Apapun jenis kegiatan kita, di mana pun dan kapan pun, jaga protokol kesehatan. Kita semua tau, pemerintah tampak kelimpungan ngadepin pandemi Covid ini, dan banyak blunder juga dalam kebijakan mereka. Tapi kitanya jangan jadi mengambinghitamkan pemerintah juga. Akui aja kalau banyak dari kita yang juga memang bandel dan malas. Nggak terbiasa pakai masker. Terbiasa nongkrong dan ngumpul. Hilangkan dulu ego, biar semua lekas berlalu. Dan jangan lupa vaksinasi diri.

Stay safe.

Gue sangat puas mempertemukan Rona dan Aurell di lagu Jangan Ganggu. Ada beberapa komentar yang anggap gue memaksakan mereka masuk dalam lagu ini. Well, kita nggak bisa memuaskan semua orang. Lagu Jangan Ganggu memang jadi unik bersama mereka berdua. Pasti akan ada yang nggak suka. Wajar.
Gue sangat puas mempertemukan Rona dan Aurell di lagu Jangan Ganggu. Ada beberapa komentar yang anggap gue memaksakan mereka masuk dalam lagu ini. Well, kita nggak bisa memuaskan semua orang. Lagu Jangan Ganggu memang jadi unik bersama mereka berdua. Pasti akan ada yang nggak suka. Wajar.

  • 1
  • 2
  • »

© 2017 Franki Indrasmoro All rights reserved